www.inhutani1.co.id
products


Kawasan Wisata Alam Bukit Bangkirai

bangkirai1Kawasan wisata alam Bukit Bangkirai yang dikelola PT. Inhutani I Unit I Balikpapan, bisa dijadikan alternatif liburan yang berbeda dari tempat wisata lainnya. Terletak di Kecamatan Samboja, Kab. Kutai Kertanegara, Kawasan Wisata Bukit Bangkirai menawarkan pesona hutan hujan tropis yang masih alami. Pengunjung bahkan dapat mendengarkan kicauan burung dan suara-suara satwa hutan lainnya.

 

 

Bukit Bangkirai dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama 1,5 jam dari Kota Balikpapan. Sebagai kawasan wisata alam, berbagai sarana dan prasarana telah dipersiapkan bagi para pengunjung seperti restoran dengan menu yang cukup bervariasi, lamin untuk pertemuan yang mampu menampung 100 orang, kolam renang serta penginapan berupa cottage dengan fasilitas AC maupun jungle cabin, yakni cottage yang tidak dilengkapi fasilitas listrik sehingga wisatawan yang menginap di situ dapat merasakan suasana hutan yang sebenarnya.

 

 

bangkirai2

 

 

bangkirai3

 

 

bangkirai4

 

 

Para pengunjung juga dapat mencoba tantangan untuk meniti canopy bridge atau jembatan tajuk sepanjang 64 m yang digantung menghubungkan 5 pohon Bangkirai di ketinggian 30 m. Untuk mencapai canopy bridge, terdapat dua menara dari kayu ulin yang didirikan mengelilingi batang pohon Bangkirai. Dari atas canopy bridge, wisatawan dapat dengan leluasa melihat panorama hutan hujan tropis (tropical rain forest) Bukit Bangkirai serta mengamati dari dekat formasi tajuk tegakan "Dipteropcarpaceae" yang menjadi ciri khas hutan hujan tropis.

 

Canopy bridge yang ada di Bukit Bangkirai merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia dan yang ke delapan di dunia. Konstruksinya dibuat di Amerika Serikat, sehingga dari segi keamanan cukup terjamin.

 

Selain Kawasan wisata Bukit Bangkirai, masih terdapat 5 areal wisata alam di areal PT. Inhutani I.

  1. Wanawisata Km10, Balikpapan.
  2. Wanawisata Juata, Tarakan.
  3. Wanawisata Tangap, Berau.
  4. Wanawisata Borisallo, Makassar.
  5. Wanawisata Km 8, Malinau

 

Gambar 33

Gambar 34

Gambar 35

 


Wanawisata Borisallo

 

 

Borisallo 1Wanawisata Borisallo terletak diperbatasan areal HTI Gowa Maros dan bendungan (dam) Bili-Bili. Wanawisata Borisallo berjarak 30 Km dari ibukota Sulawesi Selatan, Makassar. Daya tarik utama dari wanawisata Borisallo adalah pemandangan alam (dari dam Bili-Bili dan hutan di sekitar dam) dan rekresi air di dam Bili-Bili.

 

 

 


Borisallo 2Di wanawisata Borisallo telah dibangun dermaga speed boat sepanjang 20 meter dan akan diperpanjang sampai menyentuh permukaan air danau. Dari tempat ini pengunjung dapat menikmati rekreasi dengan speed boat mengelilingi danau. Selain itu keindahan kawasan Borisallo dapat dinikmati dari Pondok Bukit Indah yang terletak sangat strategis di atas bukit berbatu-batu besar.


Para pengunjung yang ingin menikmati keindahan hutan dan hendak beristirahat disediakan Pondok Bambu yang berada di tengah hutan, tepatnya di tepi jalan track menuju ke menara pengawas dan Pondok Bukit Indah. Tidak jauh dari tempat ini telah dibangun restoran berbentuk panggung arsitektur Sulawesi Selatan dapat digunakan para pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati hidangan khas Makassar.


Borisallo 3Track jalan kaki dalam hutan sepanjang 242 meter terletak di sekitar dam juga sudah dibuat khusus bagi pejalan kaki dan pecinta lingkungan yang ingin menikmati keindahan alam sekitar. Di kawasan ini terdapat jogging track (trek jalan) yang merupakan jalan setapak untuk melintasi kawasan hutan Borisallo dan mempunyai tanjakan mulai yang ringan (datar) sampai yang berat (mendaki) dengan total panjang 2.200 m (1.500 m telah diperkeras). Tidak jauh dari trek ini terdapat air terjun Bantimurung yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Gowa Maros.


Borisallo 4Wanawisata Borisallo tidak hanya menjadi tempat rekreasi air dan pemancingan tetapi juga dipadukan dengan kegiatan sosial perusahaan antara lain yang dikerjakan oleh masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Ina-Karaeng. Usaha penggemukan sapi adalah salah satunya, di areal ini telah disiapkan lahan seluas 5 ha untuk penggembalaan. Rumput gajah ditanam seluas 1 ha dan sebuah kandang telah disiapkan. Disamping itu pola tumpang sari di bawah tanaman pokok berupa tanaman obat-obatan seperti temulawak, jahe dan sebagainya merupakan obyek kegiatan yang layak dijadikan obyek kunjungan.

 


PT. Inhutani1, A State-owned Forestry Company of Indonesia